WARTA MALUT NEWS, HALTIM – Sepanjang tahun 2024, Polres Halmahera Timur terus berkomitmen menjaga keamanan, ketertiban, dan stabilitas di wilayah Halmahera Timur dan evaluasi kinerja tahun 2024, serta rekomendasi strategis untuk tahun 2025, agar capaian kinerja kepolisian semakin optimal. Hal ini diungkapkan Kapolres Haltim, AKBP H.Hidayatullah, S.H,.S.I.K dalam siaran pers, Selasa (31/12/2024).

Dalam catatan Polres Haltim, sepanjang tahun 2024, jumlah gangguan Kamtibmas tercatat sebanyak 95 kejadian, mengalami penurunan sebesar 18,10% dibandingkan tahun 2023 yang tercatat 116 kejadian.

Sementara jumlah kejahatan sebanyak 75 kasus (turun 31,82%). Gangguan ketertiban umum: 16 kasus (naik 300%).
Kasus bencana: 4 kasus (naik 100%).

Kasus menonjol

Perkosaan: 2 kasus (turun dari 6 kasus pada 2023). Pencurian dengan pemberatan (Curat): 3 kasus (turun dari 5 kasus pada 2023). Narkotika: 1 kasus (turun dari 2 kasus pada 2023).

Disamping itu, Kapolres menegaskan, bahwa tahun 2025 nanti angota Polres Haltim akan meningkatkan patroli rutin di wilayah rawan kejahatan dan mengoptimalkan kordinasi dengan stakeholder terkait, termasuk masyarakat dalam pencegahan dini tindak kriminal dengan melibatkan teknologi berbasis data dalam pemetaan titik rawan kriminalitas, meningkatkan edukasi dan kesadaran masyarakat terkait peran aktif dalam menjaga keamanan lingkungan.

Penanganan (Peredaran Miras) llegal Polres Halmahera Timur berhasil mengungkap 52 kasus peredaran minuman keras ilegal dengan jumlah tersangka sebanyak 51 orang.

Barang bukti yang berhasil diamankan:
1.345 liter Cap Tikus, 6.598 liter Saguer, 205 botol Aqua berisi Cap Tikus, 84 botol Bir Putih, 153 kaleng Bir Putih, dan 49 botol bir hitam

Menurutnya, peredaran miras ilegal seringkali menjadi pemicu tindakan kriminal dan konflik sosial.
Di tahun 2025 kedepan Polres Haltim bakal meningkatkan operasi gabungan antara Polri, TNI, dan Satpol PP dalam penertiban miras. Menggalakkan edukasi kepada masyarakat tentang dampak negatif miras, memperketat pengawasan distribusi dan penjualan miras di wilayah rawan dan mendorong peran serta tokoh agama dan masyarakat dalam sosialisasi bahaya miras.

Sementara situasi Kamseltibcarlantas
sepanjang tahun 2024, tercatat terjadi 20 kasus kecelakaan lalu lintas, mengalami kenaikan sebesar 42,86% dibandingkan tahun sebelumnya, yakni 4 kasus.

Akibat kecelakaan tercatat: 9 orang meninggal dunia, 8 orang luka berat, 9 orang luka ringan. Kerugian materi mencapai Rp130.500.000.

“Peningkatan angka kecelakaan ini menjadi perhatian serius bagi kami di tahun 2025, kedepan Polres Haltim
meningkatkan kampanye keselamatan berkendara di sekolah, kantor, dan komunitas,” tandasnya.

“Koordinasi dengan dishub dan dinas PU, untuk memperbanyak pemasangan rambu lalu lintas, penerangan jalan, marka jalan, dan kelengkapan fasilitas jalan raya lainnya di titik rawan kecelakaan dan mengintensifkan razia kendaraan bermotor, terutama terkait kelengkapan surat-surat dan penggunaan helm. Menertibkan proyek jalan, karena menjadi salah satu penyebab laka lantas,” terangnya.

Aktivitas Unjuk Rasa
Sepanjang tahun 2024, tercatat 6 kegiatan unjuk rasa di wilayah Halmahera Timur. Semua kegiatan berlangsung dengan aman dan tertib.

Tema utama unjuk rasa meliputi: Sengketa perusahaan dengan masyarakat.

Penegakan hukum
Keberhasilan dalam pengamanan unjuk rasa ini tidak lepas dari koordinasi yang baik antara aparat kepolisian, penyelenggara aksi, dan masyarakat.
Tahanan pada bulan desember polres Halmahera timur dengan
Jumlah Tahanan sebanyak 7 dengan kasus sbb:
1. Arifin Umar Alias Arifin dengan tindak pidana Persetubuhan Anak dibawah Umur
2. Mamat Sanusi alias Mamat dengan tindak pidana pencurian BBM jenis solar
3. Hasan A. Hadi alias Aca dengan tindak pidana Pencurian BBM jenis solar
4. Rama Hairudin alias Mole dengan tindak pidana pencurian BBM jenis solar
5. Hasan A. Hadi alias Acan dengan tindak pidana pencurian BBM jenis solar
6. Rudi Abel Komdan dengan tindak pidana pencurian BBM jenis solar
7. Fandil Rajangolo dengan tindak pidana penganiayaan

Lebih lanjut, kedepan tahun 2025 Polres Haltim, meningkatkan komunikasi proaktif dengan elemen masyarakat terkait isu-isu yang berpotensi
menimbulkan aksi massa.
Menyiapkan tim negosiator yang lebih terlatih untuk meredam potensi eskalasi saat unjuk rasa dan Memperkuat pengamanan pada titik-titik strategis saat berlangsungnya aksi unjuk rasa.

Secara keseluruhan, situasi keamanan dan ketertiban di Halmahera Timur sepanjang tahun 2024 dapat terjaga dengan baik. Ini adalah hasil kerja keras aparat kepolisian, TNI, pemerintah daerah, dan tentunya masyarakat.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung Polres Halmahera Timur dalam menjaga keamanan dan ketertiban.di tahun 2025, kami akan terus meningkatkan kualitas pelayanan, menindak tegas segala bentuk pelanggaran hukum serta memperkuat sinergi dengaam semua pihak,” ucap Kapolres.

“Mari kita songsong tahun 2025 dengan optimisme dan tekad kuat untuk menjadikan Halmahera Timur yang lebih aman, tertib, dan sejahtera,” tutup
Kapolres AKBP H. Hidayatullah, S.H., S.I.K.